Sparkling Water: Manfaat dan Fakta yang Perlu Diketahui

Bacaan 4 menit
sparkling water

Sparkling water sering dianggap sebagai minuman segar yang lebih sehat dibandingkan soda. Namun, ada juga yang masih ragu dengan efeknya bagi kesehatan.

Belakangan, minuman ini makin populer karena banyak orang mencari pilihan yang ringan, tidak terlalu manis, dan bisa menjadi alternatif selain air putih.

Tidak heran jika kemudian muncul berbagai pendapat tentang manfaatnya bagi tubuh. Yuk, simak artikel ini sampai selesai untuk mengenal lebih jauh tentang minuman ini dan apa saja manfaatnya!

Apa Itu Sparkling Water?

Sparkling water adalah air minum jernih yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa, tetapi memiliki gelembung karbon dioksida. Gelembung ini bisa terbentuk secara alami dari mata air atau sumur yang memang mengandung karbonasi.

Namun, ada juga produsen yang menambahkan karbon dioksida agar gelembungnya lebih banyak. Hal ini berbeda dengan air soda (soft drink) yang biasanya diberi tambahan natrium bikarbonat, perasa, atau garam untuk menambah cita rasa.

Lalu, apakah sparkling water menyehatkan? Hal ini bergantung pada jenis yang Anda pilih. Setiap produk biasanya memiliki tambahan dan kandungan yang berbeda.

Jenis yang paling menyehatkan adalah sparkling mineral water yang bisa membantu menjaga hidrasi tubuh secara optimal. Sementara itu, sparkling water yang diberi tambahan rasa dan aroma umumnya kurang menyehatkan.

Manfaat Sparkling Water

Sparkling water tidak hanya memberikan sensasi segar, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut beberapa manfaat yang perlu Anda ketahui:

1. Mengontrol Berat Badan

Jika Anda sedang diet, menjaga asupan cairan sangat penting untuk membantu mempertahankan berat badan ideal. Sebagai pengganti minuman manis seperti soda, jus, atau teh manis, Anda bisa memilih sparkling water tanpa gula tambahan.

Menariknya, sparkling water juga bisa membuat perut terasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, rasa lapar jadi tertahan, nafsu makan lebih terkontrol, dan porsi makan Anda pun tidak berlebihan.

Baca juga: 7 Jenis Air Minum yang Dapat Dikonsumsi, Wajib Dicatat!

2. Meredakan Sembelit

Mengonsumsi sparkling water dipercaya bisa membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi sembelit. Beberapa studi kecil menunjukkan bahwa gelembung karbon dioksida dapat merangsang aktivitas pencernaan.

Selain itu, sensasi segar dari gelembungnya membuat minum air menjadi lebih menyenangkan sehingga Anda pun lebih terdorong untuk menjaga asupan cairan harian. Meski begitu, manfaat ini masih perlu diteliti lebih lanjut agar hasilnya lebih pasti secara ilmiah.

3. Meningkatkan Kemampuan Menelan

Beberapa penelitian menemukan bahwa mengonsumsi sparkling water bisa membantu meningkatkan kemampuan menelan dengan cara merangsang refleks menelan melalui aktivasi saraf sensorik di tenggorokan sehingga dapat membuat tenggorokan terasa lebih lega.

Manfaat ini juga bisa membantu lansia yang sering mengalami kesulitan ketika menelan makanan atau minuman, lho.

Fakta Seputar Sparkling Water

Selain memiliki sejumlah manfaat, sparkling water juga sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang belum tentu benar. Ada yang menyebut minuman ini bisa merusak gigi, mengurangi kepadatan tulang, bahkan memicu gangguan pencernaan. 

Lalu, bagaimana faktanya? Berikut beberapa hal penting seputar sparkling water yang perlu Anda ketahui:

1. Tidak Merusak Gigi

Sparkling water alami aman untuk gigi karena tidak mengandung asam sitrat maupun gula tambahan yang bisa merusak lapisan luarnya. Masalah pada gigi biasanya muncul dari sparkling water yang diberi tambahan gula dan asam sitrat.

Anda juga tidak perlu cemas dengan kandungan karbon dioksida di dalamnya. Gas ini memang bisa berubah menjadi asam karbonat, tetapi sifatnya lemah dan tidak terbukti merusak gigi.

Baca juga: Apa Saja Akibat Kurang Minum Air Putih? Ini Penjelasannya!

2. Tidak Mengurangi Kepadatan Mineral Tulang

Minuman bersoda memang bisa membuat kepadatan tulang berkurang karena kandungan fosfornya membuat kalsium lebih banyak terbuang lewat urine. Namun, sparkling water alami tidak mengandung fosfor, jadi tidak memberikan efek tersebut pada tulang.

3. Memicu Gejala Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Minuman berkarbonasi, termasuk sparkling water, dapat membuat perut terasa kembung, bergas, atau berbunyi. 

Bagi penderita irritable bowel syndrome (IBS), kondisi ini bisa memperburuk gejala yang sudah ada. Namun, pada orang yang tidak memiliki IBS, sparkling water tidak menyebabkan munculnya penyakit tersebut.

Itulah pembahasan mengenai sparkling water beserta manfaat yang bisa kamu dapatkan. Dengan mengenal jenis dan fakta seputarnya, kamu bisa lebih bijak memilih minuman ini sesuai kebutuhan.

Secara umum, sparkling water aman untuk dikonsumsi selama tidak berlebihan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing. 

Meski bisa menjadi alternatif yang menyegarkan, air putih tetap tidak tergantikan sebagai sumber utama cairan harian. Usahakan minum minimal dua liter air putih setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Untuk mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, pilihlah air dengan kandungan mineral alami. Air jenis ini biasanya lebih menyehatkan dibandingkan air yang ditambahkan mineral buatan. 

Sparkling water yang berbahan dasar air mineral alami juga dapat menjadi pilihan yang lebih baik jika ingin variasi rasa tanpa tambahan gula atau bahan kimia.

Dengan mencukupi kebutuhan cairan dari air putih, tubuh akan terasa lebih segar, metabolisme tetap lancar, organ bekerja optimal, dan kesehatan secara keseluruhan pun lebih terjaga. Jadi, jangan lupa selalu penuhi asupan cairan harianmu dengan bijak.

Baca juga: Apakah Minum Air Hangat Bisa Meredakan Asam Lambung? Yuk Cek!

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel Terkait

Search