9 Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan saat Menelan, Mudah dan Aman!

Sakit tenggorokan saat menelan adalah kondisi yang cukup sering dialami banyak orang. Rasa nyeri, perih, atau sensasi terbakar di tenggorokan dapat membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, terutama saat Anda makan, minum, bahkan berbicara.

Meski sering dianggap sepele, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda adanya masalah kesehatan tertentu.  Agar tidak mengganggu rutinitas, yuk, cari tahu cara mengatasi sakit tenggorokan saat makan berikut ini!

Apa Penyebab Tenggorokan Sakit saat Menelan?

Sakit tenggorokan saat menelan umumnya muncul sebagai gejala dari kondisi tertentu. Beberapa penyebab antara lain:

1. Infeksi Virus

Salah satu penyebab tenggorokan sakit saat menelan yang paling sering adalah infeksi virus seperti flu, pilek, atau bahkan COVID-19. Infeksi ini membuat tenggorokan meradang sehingga terasa nyeri, terlebih saat menelan makanan.

2. Infeksi Bakteri

Radang tenggorokan akibat bakteri dapat menyebabkan rasa sakit ketika menelan. Namun, penyebab ini biasanya disertai gejala lain seperti demam, bengkak di amandel, dan bercak putih di tenggorokan, sehingga biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk menanganinya.

3. Alergi

Tidak semua sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi. Pada sebagian orang, alergi terhadap debu, serbuk sari, tungau, atau bulu hewan dapat memicu iritasi dan pembengkakan di tenggorokan. Akibatnya, menelan makanan atau minuman terasa tidak nyaman.

Gejala ini sering kali muncul bersamaan dengan bersin, hidung berair, dan mata berair. Bila Anda memiliki riwayat alergi, paparan alergen yang berulang bisa membuat tenggorokan menjadi lebih sensitif.

4. Iritasi dari Lingkungan

Lingkungan sekitar sangat berpengaruh pada kesehatan tenggorokan Anda. Udara kering di ruangan ber-AC, polusi udara dari kendaraan, hingga paparan asap rokok dapat menyebabkan iritasi yang membuat tenggorokan terasa perih.

5. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Penyakit asam lambung atau GERD terjadi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan. Asam ini dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan menimbulkan sensasi terbakar atau perih yang terasa semakin sakit saat menelan.

Kondisi ini biasanya memburuk setelah makan makanan pedas, asam, atau berlemak, serta ketika Anda berbaring setelah makan.

6. Cedera Otot Tenggorokan

Tenggorokan Anda juga bisa terluka akibat hal-hal sederhana. Misalnya, menelan makanan yang terlalu keras atau tajam seperti kerupuk keras, kacang, atau tulang ikan yang tersangkut dapat menimbulkan luka kecil.

Selain itu, kebiasaan berteriak terlalu keras atau bernyanyi dengan suara tinggi dalam waktu lama dapat menegangkan otot tenggorokan sehingga terasa nyeri saat menelan.

Cara Mengatasi Sakit Tenggorokan saat Menelan

Berikut cara meredakan sakit tenggorokan saat menelan yang bisa Anda lakukan. Tentunya, bisa dicoba di rumah dengan mudah dan aman.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Air putih adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh, termasuk tenggorokan. Saat Anda mengalami sakit tenggorokan, kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan bisa membuat rasa perih makin parah.

Saat mengalami sakit tenggorokan, Anda dapat mengonsumsi air hangat karena bisa memberikan efek menenangkan pada tenggorokan yang meradang.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Dilarang Minum Air Putih? Ini Jawabannya!

2. Kumur dengan Air Garam

Cara sederhana berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit tenggorokan yakni kumur dengan air garam. Air garam hangat dapat membantu mengurangi bengkak, membersihkan lendir, serta membunuh bakteri penyebab infeksi.

Caranya cukup mudah, campurkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat, aduk rata, lalu gunakan untuk berkumur sekitar 20–30 detik. Ulangi beberapa kali sehari agar hasilnya lebih maksimal.

3. Konsumsi Minuman Hangat dengan Madu atau Jahe

Minuman hangat bisa menjadi teman terbaik Anda saat tenggorokan terasa sakit. Teh herbal yang dicampur madu, air jahe hangat, atau air lemon bisa membantu meredakan iritasi.

Dalam hal ini, madu memiliki sifat antibakteri alami yang membantu melawan kuman, sementara jahe mampu mengurangi peradangan. Jika Anda sedang pilek, minuman ini juga bisa membantu melegakan pernapasan.

4. Istirahat yang Cukup

Saat tenggorokan sedang sakit, pastikan Anda beristirahat dengan cukup. Tubuh Anda membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Ketika Anda beristirahat, sistem imun akan bekerja lebih optimal melawan infeksi yang menjadi penyebab sakit tenggorokan.

5. Gunakan Humidifier atau Uap Hangat

Udara yang kering biasanya dapat memperparah sakit tenggorokan yang Anda alami. Jika Anda sering berada di ruangan ber-AC, cobalah gunakan humidifier untuk menambah kelembapan udara.

Selain itu, alternatif sederhana yang bisa Anda lakukan adalah menghirup uap hangat dari mangkuk berisi air panas. Cara ini bisa membantu melegakan tenggorokan sekaligus meredakan hidung tersumbat.

6. Hindari Asap Rokok dan Polusi

Jika Anda seorang perokok, sebaiknya hentikan dulu kebiasaan tersebut sampai kondisi pulih. Bila Anda tinggal di lingkungan dengan polusi tinggi, gunakan masker saat keluar rumah agar tenggorokan lebih terlindungi.

7. Makan Makanan yang Lembut

Cara mengatasi sakit tenggorokan saat menelan berikutnya yakni dengan makan makanan yang lembut. Anda dapat mengonsumsi makanan bertekstur lembut seperti bubur, sup hangat, yoghurt, atau buah lunak seperti pisang.

Hindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, atau terlalu berminyak, karena bisa memperparah iritasi.

8. Konsumsi Obat Pereda Nyeri

Jika rasa sakit sudah sangat mengganggu, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen. Obat ini bisa membantu menurunkan rasa sakit sekaligus mengurangi peradangan.

Namun, pastikan Anda mengonsumsinya sesuai dengan aturan yang dianjurkan. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter atau apoteker terlebih dahulu, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu atau sedang minum obat lain.

9. Periksa ke Dokter Jika Tidak Membaik

Umumnya sakit tenggorokan bisa membaik dalam beberapa hari dengan perawatan sederhana. Namun, jika rasa sakit tidak kunjung hilang setelah lebih dari satu minggu, atau disertai gejala lain seperti demam tinggi, kesulitan bernapas, atau adanya bercak putih di tenggorokan, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Kondisi ini bisa jadi menandakan adanya infeksi bakteri atau masalah lain yang memerlukan perawatan medis.

Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi sakit tenggorokan saat menelan. Agar kesehatan tenggorokan dan daya tahan tubuh Anda selalu terjaga, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum kurang lebih 2 liter per hari. Tentunya, dengan memilih air minum yang terjaga kebersihan dan kualitasnya!

Baca Juga: 9 Manfaat Minum Air Putih untuk Wajah, Bikin Glowing!

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mungkin Anda Juga Suka

Artikel Terkait

Search